Kajian Potensi Wisata Kebumen 2026 Bahas Integrasi UMKM dan Budaya
Kajian Potensi Wisata Kebumen 2026 Bahas Integrasi UMKM dan Budaya
KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen membahas pengembangan potensi pariwisata melalui integrasi sumber daya alam, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta nilai budaya lokal dalam pemaparan Laporan Antara Kajian Model Integrasi Potensi Sumber Daya Alam, UMKM, dan Nilai Budaya dalam Pengembangan Pariwisata di Koridor Pantai Urut Sewu dan Wilayah Utara Kabupaten Kebumen Tahun 2026, Senin (12/10/2026), di Ruang Rapat Bhinneka Tunggal Ika Bapperida Kabupaten Kebumen.
Kegiatan yang dipimpin Kepala Bapperida Kabupaten Kebumen ini dihadiri tim peneliti, perangkat daerah terkait, serta perwakilan empat kecamatan yang menjadi wilayah kajian. Kecamatan Karangsambung turut berpartisipasi melalui Kasubbag Perencanaan dan Keuangan yang mewakili Camat Karangsambung.
Pemaparan laporan antara lain merupakan tahap lanjutan setelah penyampaian laporan awal penelitian. Tim peneliti memaparkan potensi aset wisata, kendala pengembangan, kajian ekonomi, serta strategi implementasi pengembangan pariwisata di wilayah selatan dan utara Kabupaten Kebumen. Kegiatan berlangsung secara luring dan daring, dilanjutkan dengan diskusi serta penyampaian masukan dari peserta.
Pengembangan wisata di wilayah utara Kebumen memerlukan perhatian khusus, terutama pada aspek aksesibilitas, infrastruktur, kondisi sosial budaya, kualitas sumber daya manusia, dan kebutuhan anggaran. Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan perencanaan pariwisata yang sesuai dengan karakteristik dan potensi setiap wilayah.
Integrasi potensi wisata, UMKM, dan budaya lokal diharapkan mampu membuka peluang usaha, memperluas pemasaran produk lokal, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masukan hasil diskusi akan dikaji kembali oleh tim peneliti sebagai bahan penyempurnaan sebelum laporan akhir disampaikan pada tahap berikutnya.
