Penanganan Longsor Sungai Lukulo di Kedungwaru Menggunakan Metode Sodet
Penanganan Longsor Sungai Lukulo di Kedungwaru Menggunakan Metode Sodet
KARANGSAMBUNG - Forkopimcam, Pemerintah Desa Kedungwaru, dan instansi terkait melakukan pemantauan penanganan longsor di Sungai Lukulo, tepatnya di RT 001 RW 01, Desa Kedungwaru, Kecamatan Karangsambung, Kamis, 3 September 2026. Penanganan dilakukan untuk mengurangi risiko longsor semakin meluas dan melindungi kawasan permukiman warga di sekitar bantaran sungai.
Longsor terjadi akibat derasnya debit Sungai Lukulo yang menyebabkan kondisi tebing dan bantaran sungai semakin tergerus. Kondisi tersebut berpotensi mengancam lingkungan sekitar serta keselamatan masyarakat apabila tidak segera ditangani.
Camat Karangsambung menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Kedungwaru bersama Pemerintah Kecamatan Karangsambung, dengan mengetahui Ibu Bupati Kebumen, telah mengajukan permohonan penanganan bencana kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak. Usulan tersebut meliputi penataan dan perbaikan alur Sungai Lukulo melalui metode sodet serta pembangunan talud atau sender untuk memperkuat dan melindungi tebing sungai dari gerusan arus air.
Di sela-sela pemantauan, Camat Karangsambung berharap proses penanganan dapat berjalan dengan baik dan memberikan perlindungan yang optimal bagi masyarakat serta lingkungan di sekitar Sungai Lukulo. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko longsor dan mencegah kerusakan yang lebih luas di kemudian hari.
Pelaksanaan penanganan dilakukan dengan menggunakan alat berat ekskavator untuk memperbaiki alur sungai dan mengurangi tekanan air terhadap tebing yang rawan longsor. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan bantaran sungai, mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut, serta memberikan rasa aman bagi warga.
