Berita

UPACARA 17 JANUARI 2020
Agenda Kegiatan , @ 17/01/2020 21:49:58
FESTIVAL DESA WIDORO 2020
Kepokmas , @ 17/01/2020 21:28:24
FESTIVAL GUNUNGAN
Kepokmas , @ 17/01/2020 21:20:29
CEK KETERSEDIAAN BLANGKO KTP-EL DI KECAMATAN KARANGSAMBUNG
Berita Terbaru , @ 17/01/2020 12:47:27
BLANGKO KTP ELEKTRONIK TELAH TERSEDIA DI KECAMATAN KARANGSAMBUNG
Berita Terbaru , @ 16/01/2020 12:51:48

Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Bagaimanakah website ini?
Baik
Cukup
Kurang

Submit Lihat Hasil Polling

Bagaimana Pelayanan di Kecamatan Karangsambung?
Sangat Memuaskan
Memuaskan
Cukup Memuaskan
Kurang Memuaskan
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

KARANGSAMBUNG - Jumat, (29/11/2019) Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Karangsambung diselenggarakan Upacara Peringatan HUT Ke-48 Korpri Tahun 2019 Tingkat Kecamatan Karangsambung.

Upacara diikuti oleh anggota Korpri dari Kantor Kecamatan Karangsambung, KUA, Distapang, Puskesmas, Koramil, Polsek, Dinsos PPKB, Korwil Bidik, Kepala SMA, SMP, SD, Kepala Desa. Petugas upacara dari Puskesmas, KUA dan Kantor Kecamatan serta paduan suara dari Korwil Bidik Karangsambung. Bertindak selaku Pembina Upacara Camat Karangsambung, R. Nurdin Santoso, S.Sos.

Camat membacakan Sambutan Tertulis Presiden Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional Korpri. Presiden mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota Korpri baik di tanah air maupun di seluruh Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

"Karena itu, saya mengajak seluruh anggota Korpri untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linear. Dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi harus berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan. Saya mengajak seluruh Anggota Korpri untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi. Orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus bisa dipotong, dipercepat dengan cara penerapan teknologi. Bahkan saya sudah minta eselon 3 dan 4 untuk ditiadakan, sehingga pengambil keputusan bisa lebih cepat. Hal yang pahit harus kita lakukan. Karena di era persaingan antarnegara yang semakin sengit seperti saat ini jika kita lambat, kita pasti tertinggal. Karena itu ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya tapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan kita," kata Presiden.

"Saya juga sering mengingatkan bahwa kita harus mengurangi kegiatan seremonial yang sifatnya rutinitas dan lebih meningkatkan produktivitas serta berorientasi pada hasil. Tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Sekedar melayani saja sudah tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan. Dengan kemajuan teknologi, cata kerja birokrasi juga harus berubah. lnovasi teknologi harus bisa mempermudah, bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah. Masalah saat ini harus kita selesaikan dengan smart shortcut yang lebih cepat, lebih efisien dan lebih memberikan dampak yang luas," tambah Presiden.